Global Positioning System (GPS)


GPS adalah sistem radio navigasi dan penentuan posisi dengan menggunakan satelit yang dimiliki dan dikelola oleh Departemen Pertahanan Keamanan Amerika Serikat. Sistem ini didesain  untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga  dimensi dan informasi mengenai waktu secara kontinu. GPS terdiri dari tiga segmen utama, segmen angkasa (space segmen) yang terdiri dari satelit-satelit GPS, segmen sistem  kontrol (control segment) yang terdiri dari stasion-stasion pemonitor dan pengontrol satelit, dan segmen pemakai (user segment) yang terdiri dari pemakai GPS termasuk alat-alat penerima dan pengolah sinyal data GPS. Continue reading

2013, Robot Akan Bersihkan PLTN Fukushima


Pemerintah Jepang menyatakan, kebutuhan robot tanpa awak untuk membersihkan kompleks nuklir di Prefektur Fukushima akan terpenuhi di tahun 2013. Kemudian robot digunakan dalam melaksanakan pembongkaran bangunan reaktor Fukushima Daiichi tersebut.

Teknologi robot canggih yang sedang dikembangkan ini akan membuat proses pembersihan dapat dilakukan dengan kendali jarak jauh mengingat tingkat radiasi di sekitar kawasan sangat tinggi. Perdana Menteri Urusan Bencana Nuklir, Goshi Hosono, mengutarakan harapannya agar robot dapat dikerahkan, setelah menghadapi kritik bertubi tentang kecanggihan robot Jepang yang hanya bermanfaat untuk hal-hal ‘kurang penting’, contohnya robot yang bisa memainkan biola saat Shanghai Expo.

Diperlukan waktu 30 hingga 40 tahun untuk membongkar reaktor-reaktor pada PLTN yang rusak tersebut. “Di dalam 30-40 tahun proses, kita membutuhkan teknologi robot ini. Dan saya menginginkan Jepang, agar mampu membangun teknologi unggulan dalam artian sebenarnya,” tambah Hosono.

Otoritas pemerintah mengumumkan bahwa saat ini, kurang lebih 9 bulan pasca bencana gempa dan tsunami Jepang, keadaan reaktor yang rusak telah dikendalikan dan berada pada kondisi stabil pendinginan. Bencana radiasi nuklir Jepang ini terjadi sebagai dampak gempa dan Tsunami yang terjadi pada Maret 2011.

Bocornya fasilitas nuklir Jepang ini dianggap yang terburuk setelah bencana Chernobyl di Uni Soviet pada 1986. (Sumber: Mainichi Daily News)

Indonesia Cocok dengan Panas Bumi


Energi pans bumi telah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik di italia sejak tahun 1913 dan di New Zealand sejak tahun 1958. Pemanfaatan energi panas bumi untuk sektor non listrik di Iceland sekitar 70 tahun. Meningkatnya kebutuhan akan energi serta meningkatnya harga minyak kususnya pada tahun 1973 dan 1979, telah memicu negara-negara lain termasuk Amerika Serikat Continue reading

Pembuaan Sollar Cell dengan Menggunakan Tungku Optik


Pembuatan sel surya yang menggunakan bahan silikon membutuhkan temperatur tinggi  lebih dari 1000 derajat selcius, proses ini menggunakan elemen panas dan membutuhkan energi yang banyak. Sebuah tungku baru yang terbuat dari bahan optik telah dikembangkan oleh oleh para peneliti di National Renewable Energy Laboratory di Golden, Colorado. Continue reading